Jumat, 07 Desember 2012

PM PAKISTAN MINTA WASHINGTON AKHIRI SERANGAN DRONE AS



Jakarta, 24 Muharram 1434/8 Desember 2012 (PERANG DUNIA XXX) -- Perdana Menteri Pakistan Raja Pervez Ashraf  meminta Washington mengakhiri serangan berbahaya dan tidak efektif pesawat tanpa awak (drone) di Pakistan yang menimbulkan pembunuhan warga sipil.


Menurut Press TV dalam situs www.islamicinvitationturkey.com, dalam pertemuan dengan Duta Besar AS untuk Pakistan Richard Olson di ibukota Islamabad, Kamis, Ashraf mengatakan serangan pesawat drone sangat kontraproduktif.

Pertemuan itu terjadi beberapa jam setelah sebuah drone AS menargetkan sebuah rumah di daerah Mir Ali di Waziristan Utara dengan dua rudal yang menewaskan empat orang.

Serangan drone AS ke daerah suku Pakistan terjadi secara teratur dan Washington  berdalih menargetkan para militan. Namun jumlah korban jelas menunjukkan bahwa warga sipil Pakistan adalah korban utama.

Serangan drone telah memicu protes anti-AS demonstrasi di seluruh Pakistan.

Hubungan kedua negara mulai tegang pada 2011 ketika Islamabad menutup rute pasokan utama pimpinan pasukan asing ke Afghanistan setelah AS melancarkan serangan udara pada dua pos militer Pakistan yang menewaskan 24 tentara Pakistan.

Rute dibuka kembali pada 3 Juli setelah Menlu AS Hillary Clinton meminta maaf kepada Pakistan dalam sebuah pernyataan atas pembunuhan tentara itu. (Abu Dzakir)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar